21 January 2004

Melayani Acara VS Melayani Tuhan?

Satu pertanyaan pembuka: Mana yang lebih anda nikmati: kebaktian minggu atau persekutuan doa pribadi anda setiap hari? Jawaban anda akan menentukan apakah anda akan cenderung menjadi seorang pelayan acara gereja atau anda akan cenderung menjadi pelayan Tuhan dalam sebuah doa misteris dan rahasia.
--
Leonard Ravenhill mengatakan bahwa kebanyakan orang lebih menyukai kebaktian minggu dibanding pertemuan doa. Kebanyakan orang lebih suka menjadi aktifis kebaktian (kotbah, mimpin pujian, main musik, baca warta, dsb) dibanding menjadi pendoa syafaat dibalik layar. Kita lebih suka untuk tampil menonjolkan karunia yang kita punyai dibanding mengunci kamar doa kita dan menyembunyikan semua karunia yang kita punya supaya tidak dilihat orang lain.
--
Yesus sendiri menegur golongan Farisi pada zamannya yang melakukan segala tidak religi-nya di depan umum. Dalam hati mereka, kata Yesus, hanya ada satu tujuan...yakni supaya dilihat orang dan mendapat pujian dari orang lain. Mereka sangat lihai menyembunyikan motivasi terpendam mereka dengan jubah agamawi sehingga terlihat rohani. Orang-orang seperti itu, kata Yesus, sudah mendapat upahnya dari manusia, sehingga mereka ditolak oleh Bapa di surga.
--
Itu sebabnya Yesus mengajar cara yang radikal dalam beribadah, yakni lakukan semuanya yang kau ingin lakukan untuk kemuliaan Bapa TANPA mengharapkan pujian dari manusia. Bagaimana caranya? caranya ialah dengan melakukan kebaikan dengan sembunyi-sembunyi. Jangan sampai orang lain tahu kalau anda rohani, taat beribadah, dan gemar berbuat baik. Biarkan hanya BapaMu saja yang tahu kalau kamu berpuasa, memberi sedekah, dan berdoa. Dalam berdoa, kata Yesus, kunci pintu kamarmu! Pastikan tidak ada orang yang tahu kalau engkau sedang berdoa. Oleh sebab itu, doa kita haruslah BUKAN doa yang berisik! Kita berteriak-teriak karena kita ingin orang lain dengar kita sedang berdoa. Biarlah engkau berdoa dalam kerahasiaan...dalam keheningan....dan tanpa sepengetahuan orang lain. Nikmati communion saat-saat intim dengan BapaMu di sorga. Jangan pernah cerita pada orang lain tentang peraihan-peraihan doamu. Biarkan itu hanya jadi mustika khusus hubunganmu dengan BapaMu.
--
Yesus dengan tersirat, menyamakan doa dengan hubungan intim suami-istri. Dalam berhubungan intim, setiap pasangan tentu saja akan mengunci pintu mereka karena itu adalah hal yang sangat amat rahasia antara mereka berdua. Dalam hubungan intim mereka pun tidak pamer kepada orang lain. Mereka menyembunyikan kegembiraan, kenikmatan, keintiman hubungan intim hanya diantara mereka berdua. Dan lagi, hubungan ini adalah hubungan misterius yang penuh ketenangan. Kedua pasangan akan menghabiskan lebih banyak waktu hening TANPA kata-kata dibanding saling berbicara satu sama lain. Tidak ada gembar-gembor, pesta pora, ataupun "urapan" khusus. Yang ada hanyalah kasih, kasih, dan kasih.
--
Kebanyakan orang Kristen TIDAK mengenal seni melayani Tuhan mereka sebagai SUAMI yang perlu dipuaskan melalui hubungan intim bernama DOA RAHASIA. Mereka buta karena mereka memang masih kecil...mereka belum bisa menangkap hal-hal yang diketahui orang dewasa (rohani).
--
Mereka lebih suka menjadi pelayan acara gereja yang mereka sebut sebagai melayani Tuhan. Hampir sebagian besar waktu mereka diperuntukan untuk persiapan sebuah acara bernama "kebaktian minggu". Apakah ini yang Tuhan kehendaki? Untuk kita megadakan pesta perayaan untuknya setiap hari minggu? DENGAR....hal seperti itu hanya diberikan anak kecil kepada orang tuanya, karena anak kecil berpikir kalau dia paling suka pesta, maka papa-nya pun juga pasti paling suka pesta. Tidaklah terlintas dipikirannya, kalau yang paling diingini ayahnya...ialah persekutuan intim dengan ibunya....yang tertutup...dan tidak dapat diakses oleh siapapun termasuk juga sang anak dalam keluarga.
--
Saat-saat intim dengan Tuhan dalam doa pribadi yang penuh kerahasiaan...yang tenang...damai...rahasia...misteris...dan tanpa intervensi pihak lain..adalah saat Allah membuka hatinya. Saat dimana Ia membocorkan rahasiaNya, yang hanya diketahui beberapa orang. Rahasia ini tidak diizinkanNya untuk bocor. Rahasia ini hanya bisa kau ketahui, jika kau juga mau memulai babak baru dalam kehidupan kekristenanmu...yakni doa. Doa yang sesungguhnya.

1 comment:

~~Devita~~ said...

ini ada hubungannya ama kepribadian ga? kan kalo pemalu ga ambil pelayanan yang eye catching gitu...

Icha jadi pengen.. um... rahasia deh.

Post a Comment