09 August 2014

Tips Wisata Murah Meriah Ke Hong Kong (Bagian 1)


Bagi yang ingin liburan ke Hong Kong namun punya budget terbatas, bukan berarti tidak mungkin. Saya akan berbagi beberapa tips berdasarkan pengalaman saya sendiri berkelana di salah satu kota tersibuk di Asia ini. Tulisan ini saya bagi dalam 2 bagian. Bagian pertama ini saya akan membahas tips traveling murah meriah sedang di bagian kedua saya akan menulis mengenai tempat-tempat wisata di Hong Kong yang murah meriah. Bagi yang merasa terbantu dengan tulisan ini, jangan lupa ucapan terima kasih di bagian komentar ya.

1. Mencari Tiket Pesawat Murah Ke Hong Kong

Tiket pesawat bisa jadi akan jadi pengeluaran utama pada saat perjalanan. Harga tiket pesawat selalu dijual fluktuatif, artinya kalau pagi murah, belum tentu malamnya masih murah. Dari pengalaman saya sendiri, maskapai low cost seperti Air Asia, Tiger Air, atau JetStar belum tentu menjual tiket dibawah harga maskapai full service seperti Garuda Indonesia. Saya kemarin terbang ke Hong Kong menggunakan Hong Kong Airlines, maskapai full service, namun saya beruntung mendapatkan harga tiket yang murah meriah. Kuncinya ialah pada timing. Kita harus membeli pada saat yang tepat. Untuk membantu saya membeli tiket pesawat dengan harga cantik, saya menggunakan mesin pencari Wego. Wego akan menampilkan perbandingan harga termurah antar maskapai dan perusahaan travel. Demi mendapatkan tiket dengan harga yang pas, saya berulang kali memantau perkembangan harga di Wego.

Kalau membeli tiket pesawat low cost, harus diingat pada jebakan harga yang seringkali mereka lakukan. Harga tiket yang ditampilkan Air Asia, JetStar, atau Tiger Airways belum termasuk fasilitas bagasi dan makanan dalam pesawat. Sedang maskapai full service seperti Garuda Indonesia atau Hong Kong Airlines harga tiketnya sudah termasuk bagasi 20 kg, makanan, dan hiburan dalam pesawat.

2. Mencari Hotel Murah di Hong Kong

Untuk mencari hotel murah meriah, kita juga bisa menggunakan mesin pencari Wego. Dalam memilih hotel, baiknya harus memperhatikan lokasi sebelum mempertimbangkan harga. Untuk pengelana murah meriah, semakin dekat lokasi hotel dengan MTR station maka akan semakin ideal. Selain itu, kita harus mempelajari kondisi geografis Hong Kong sebelum mempertimbangkan lokasi hotel. Negara Hong Kong secara garis besar terdiri dari 4 wilayah utama: Pulau Hong Kong, Kowloon, New Territories, dan Pulau Lantau. Kita baiknya mempertimbangkan wilayah berdasarkan daerah mana yang akan kita kunjungi lebih sering. Dari Pulau Lantau ke Kowloon akan melewati jalur atas laut sehingga akan dikenakan biaya tambahan. Dari Kowloon menuju Pulau Hong Kong akan melewati terowongan bawah laut, juga akan dikenakan biaya tambahan.


Sebelum memilih hotel tertentu, baiknya coba kunjungi situs seperti TripAdvisor atau sejenisnya untuk membaca ulasan dari pengunjung hotel sebelumnya. Kalau mau penginapan berbeda dan lebih homey, mungkin bisa coba cari di AirBnB.

3. Unduh Aplikasi MTR Tourist

Cara terbaik berkeliling Hong Kong ialah menggunakan Mass Transit Railway (MTR) yang selain murah meriah, juga dijamin bebas nyasar. Sudah ada aplikasi khusus MTR Tourist yang bisa digunakan pengguna smartphone Android atau iOS. Silakan scan QR code disamping untuk langsung mengunduh aplikasi gratis ini. Di aplikasi ini, selain kita mendapat informasi bagaimana menjangkau tempat-tempat wisata dengan menggunakan MTR, kita juga bisa mengatur itinerary perjalanan harian sehingga kita tinggal mengikuti panduan turun dimana dan keluar dimana. Hampir semua tempat wisata, shopping, gedung perkantoran, dan hotel terindeks dengan rapih di aplikasi ini.

4. Beli Kartu Octopus

Kartu Octopus adalah semacam smart card seperti kartu Flazz atau kartu e-Toll di sini. Kartu ini multifungsi, hanya dengan tapping, maka bisa digunakan untuk naik MTR dan bus hingga belanja di 7-Eleven dan hampir semua jenis gerai lainnya. Kita juga bisa lakukan top up secara mandiri di mesin top up yang tersedia di semua stasiun MTR atau bisa juga minta top up kepada kasir 7-Eleven. Karena kartu ini amat sangat multi fungsi, sangat disarankan untuk segera membeli kartu ini ketika mendarat di Hong Kong. Untuk kenyamanan, langsung saja top up sejumlah besar uang ke dalam kartu Octopus kita sehingga kita tidak dipusingkan dengan kembalian dan recehan. Ketika kita kembali, kita bisa meminta refund (pengembalian uang) dari nominal yang masih ada di kartu kita dengan petugas Octopus di bandara.

Terdapat kartu Octopus edisi anak-anak dan manula dengan harga yang lebih murah. Berikut harga pembelian pertama kartu Octopus:

5. Gunakan Google

Google amat sangat bermanfaat ketika traveling. Berikut beberapa tips sederhana:
  • Untuk mencari berapa rupiah yang ekuivalen dengan Hong Kong Dollar cukup ketikan misalnya "300 HKD to IDR" di kolom pencarian Google.
  • Gunakan Google Maps untuk mencari jalan tercepat dan termudah. Cara paling gampang, buka Google Map, lalu masukan lokasi yang ingin kita tuju. Lalu klik tanda "direction" dari "my location".
  • Gunakan Google Translate untuk menerjemahkan tulisan Traditional Chinese di Hong Kong. Cukup foto, upload, kita dapat terjemahannya. Bisa juga digunakan sebaliknya.
  • Masukan semua catatan traveling Anda ke Google Drive, lalu unduh offline di smartphone Anda sehingga bisa diakses sewaktu-waktu.

6. Berbagai Trivia

Berikut berbagai trivia yang mungkin bermanfaat selama di Hong Kong:
  • Warga Negara Indonesia mendapatkan Bebas VISA di Hong Kong, jadi tidak perlu mengurus Visa sebelum keberangkatan. Paspor kita tidak akan dicap namun kita akan diberi secarik Landing Slip yang isinya berapa lama kita diizinkan untuk stay di Hong Kong.
  • Mayoritas penduduk Hong Kong berbicara menggunakan bahasa Cantonese (dialek Kong Hu) yang berbeda dengan bahasa Mandarin. Tidak semua orang bisa berbahasa Inggris. Jika butuh bantuan, gunakan Google. Jika harus tanya orang, cari orang yang masih muda karena rata-rata yang tua tidak bisa bahasa Inggris. Ada banyak turis di Hong Kong, terutama dari Tiongkok. Percuma bertanya kepada mereka karena mereka mungkin juga sama bingungnya dengan kita. Kalau sudah terbiasa, Anda akan mampu membedakan orang yang sedang bicara Mandarin dengan yang sedang bicara Cantonese. Tulisan Cantonese itu sama dengan Mandarin walau di Hong Kong masih menggunakan karakter tradisional, sedang di Tiongkok sudah gunakan karakter simplified.
  • Ketika menggunakan escalator, jika tidak terburu-buru, pastikan Anda ada di posisi kanan, karena posisi kiri akan digunakan untuk mereka yang terburu-buru. 
  • Jika Anda menggunakan bus, Anda bayar ketika masih dengan tapping kartu Octopus di tempat yang tersedia. Ketika hendak turun, tekan tombol buzzer untuk stop yang tersedia di dekat pintu keluar dan berdiri di depan pintu keluar karena jika tidak, pintu keluar tidak akan terbuka meskipun sudah berhenti di halte yang kita tuju. Untuk naik bus, Anda harus berada di bus stop yang tepat (perhatikan papan nomor bus yang melintas) dan ketika bus dengan nomor yang kita sasar tiba, acungkan tangan seperti ketika menyetop taksi agar pintu dibukakan.
  • Jika Anda naik taksi, perhatikan warna taksinya karena itu menginformasikan daerah asal taksi. Semakin jauh asalnya, semakin mahal tarifnya. Taksi Merah artinya asal Pulau Hong Kong, Hijau artinya asal New Territories, dan Biru artinya asal Pulau Lantau. Kecuali terpaksa, sangat disarankan untuk tidak naik taksi jika Anda ingin berhemat.
  • Jika ingin melanjutkan perjalanan, bisa dengan mudah menuju Macau (1 jam dengan ferry) atau Shenzen (1 jam dengan kereta) dari Hong Kong. Shenzen termasuk wilayah Tiongkok, jadi harus mengurus Visa Tiongkok sebelumnya. Macau memberikan Bebas VISA dengan landing slip seperti Hong Kong bagi WNI. Hong Kong Dollar kurang lebih bernilai sama dengan Macanese Pataca sehingga HKD bisa digunakan dengan bebas di Macau.

Jika ada yang punya informasi tambahan yang mungkin membantu, silakan ditambahkan di bagian komentar blog ini.

Jangan ketinggalan baca Bagian 2 (menyusul) tulisan ini yang akan membahas tempat-tempat murah meriah yang dapat dikunjungi di Hong Kong.

Enter your email address below: