11 January 2004

Tahukah Anda....?

Tulisan berikut ini dikutip secara ilegal (baca: tanpa izin) dari buku TANDA TANGAN YESUS oleh Brennan Manning.
--
Henri Nouwen bercerita tentang seorang lelaki tua yang biasanya bermeditasi pagi-pagi sekali setiap hari di bawah sebuah pohon besar di sisi sungai Gangga. Pada suatu pagi, setelah ia mengakhiri meditasinya, laki-laki tua itu membuka matanya dan melihat seekor kalajengking terapung-apung tak berdaya di air. Sementara kalajengking itu terbawa arus mendekati pohon itu, si laki-laki tua dengan cepat merentangkan tubuhnya pada salah satu akar pohon yang menjurus ke sungai dan menjangkau ke kalajengking yang hampir tenggelam itu. Begitu ia menyentuhnya, kalajengking itu menyengatnya. Secara naluri, si laki-laki tua menarik tangannya. Satu menit kemudian, setelah keseimbangannya pulih, ia merentangkan dirinya lagi di akar pohon untuk menyelamatkan si kalajengking. Kali ini kalajengking itu menyengatnya begitu hebat dengan ekor beracunnya sehingga tangan si laki-laki tua itu bengkak dan berdarah dan ia menyeringai kesakitan.
--
Pada saat itu ada seorang yang sedang lewat melihat si laki-laki tua itu merentangkan dirinya di akar pohon, berjuang untuk menyelamatkan si kalajengking, dan ia berseru: "Hei, laki-laki tua tolol, apa-apaan kamu? Hanya orang tolol mau mempertaruhkan nyawanya demi binatang jelek dan jahat. Kamu tidak tahu bahwa kamu bisa membunuh dirimu sendiri dengan mencoba menyelamatkan kalajengking yang tak tahu berterimakasih itu?"
--
Si laki-laki tua itu memalingkan kepalanya. Sambil memandang ke mata orang yang tidak ia kenal itu dan ia berkata tenang, "Sobat, hanya karena sifat kalajengking ialah menyengat, tidak akan mengubah sifatku untuk menyelamatkan."
--
Sambil saya duduk disini di mesin tik saya, saya berpaling ke lambang Kristus yang disalib di sebalah kiri saya, tergantung di dinding. Dan saya mendengar Yesus berdoa untuk para pembunuhNya, "Bapa, ampunilah mereka. Mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."
--
Kalajengking yang coba ia selamatkan akhirnya menewaskan laki-laki tua itu. Bagi saya, orang yang lewat itu, yang melihatnya terentang di akar pohon dan yang berteriak, "Hanya orang gila mau mempertaruhkan nyawanya demi binatang jelek dan kurang terima kasih." Dan Yesus akan menjawabnya, "Sobat, hanya karena sifat umat manusia yang berdosa adalah melukai, TIDAK AKAN merubah sifatKu untuk menyelamatkan."
--
Yang berikut dikutip dari halaman yang berbeda!
Saya mendengar Yesus berkata pada saya dalam jeritan luka-lukaNya, "Ini bukan lelucon. Ini bukan sesuatu untuk ditertawakan karena Aku mengasihimu.' Semakin lama saya memandang, semakin saya menyadari bahwa tidak pernah ada orang yang mengasihi saya atau seorangpun yang mengasihi saya seperti Dia mengasihi saya. Saya keluar goa, dan berdiri di tepi jurang, dan berseru ke dalam kegelapan, "Yesus, Engkau gila? Apa Engkau sudah edan sampai mau mengasihiku seperti itu?"

1 comment:

~~Devita~~ said...

wakakkaka... menarik juga yah bukunya brennan manning? :D jadi pengen baca.

Post a Comment