04 February 2004

What Is Church?

Seperti juga sudah banyak pengunjung yang tahu, kalo konsep gereja yang gue yakini ialah gereja yang back to basic. Gereja yang back to basic memiliki ciri-ciri seperti ini:
a. Tanpa label/nama denominasi
b. Tanpa Pendeta/imam/pemimpin khusus
c. Tanpa ritual bernama ‘kebaktian minggu’
d. Tanpa bangunan yang disebut ‘rumah Tuhan’
e. Dasar utama ialah ‘persekutuan antar jemaat’ bukan acara gereja
f. Sebuah community bukan organisasi/perusahaan berlabel gereja
g. Sebuah keluarga bukan sebuah perkumpulan sosial tanpa ikatan persaudaraan
h. Berukuran mini (20 maks) dan mampu bermultiplikasi
i. Semua jemaat yang aktif melayani dalam karunia Roh BUKAN dalam kemampuan daging
j. Adanya pemuridan sejati (permodelan kehidupan kristen) bukan pemuridan palsu (sistem kuliah/kelas)
k. Gereja yang menerima para pendosa dan sampah masyarakat kedalamnya dalam kasih karunia tanpa roh penghakiman dan mengusir keluar semua orang sok kaya, sombong rohani, dan tidak mau bertobat.
l. Gereja tanpa doktrin namun mengikuti tuntunan Roh diantara jemaat
-
Itu sebagian poin penting tentang gereja back to basic yang gue yakini.
-
Apa itu gereja? Gue yakin definisi gereja ada pada pernyataan Yesus bahwa jika 2-3 orang berkumpul dalam nama Yesus, itu yang disebut gereja. Gereja is not about kebaktian/ibadah. Gereja is not about organisasi, tapi gereja adalah sebuah persekutan yang erat antara murid-murid Yesus.
--
Gereja ada walaupun tanpa surat izin dari negara ataupun merk/label. Gereja yang gue maksud disini ialah gereja ilahi. Gereja yang secara kasat mata tidak memiliki arti tapi dalam alam roh adalah suatu kekuatan yang besar. Gereja yang tidak terikat oleh hukum manapun di bumi selain hukum anugerah Kristus. Gereja yang tidak bisa dihancurkan siapapun termasuk pintu gerbang alam maut.
--
Gereja yang gue maksud ialah sebuah tubuh Kristus, keluarga Allah. Gereja yang ditandai nomor satu oleh kasih BUKAN doktrin atau moralitas. Gereja yang bergerak dan berdampak seperti halnya sistem sel dalam tubuh manusia. Gereja tanpa nama dapat kita sebut demikian...gereja yang tidak terikat sistem dunia atau diatur olehnya.
--
Tuhan mengatakan bahwa semua anak Tuhan adalah imamat yang rajani. Sejak kebangkitan Yesus, hanya ada satu imam besar agung (baca: pengantara antara Allah dan manusia) yakni Kristus Yesus. Semua umat percaya adalah tubuh Kristus tanpa terkecuali. Artinya posisi kita di alam roh ialah duduk disebalah kanan Allah Bapa bersama Yesus Kristus memerintah atas segalanya.
--
Oleh karena itu sistem piramida yang dianut di gereja adalah sebuah kejijikan di mata Tuhan. Jika ada orang pada masa kini mangaku dirinya sebgai pengantara antara Allah dan manusia, maka secara tidak sadar ia telah mengaku dirinya sebagai mesias palsu.
--
Sistem piramida seperti ini. Ada jemaat awam lalu ada kasta khusus bernama hamba Tuhan. Tuhan tidak pernah membagi umatnya demikian. Ia hanya membagi antara kambing dan domba, antara kristen sejati dan kristen palsu. So siapa mengaku dirinya pemimpin umat Allah....dia adalah mesias palsu karena posisi itu hanya bagi satu orang yakni Kristus Yesus.
--
Bukankah Yesus berkata, jangan ada diantaramu yang mau dipanggil guru, tuan, bapa. Karena hanya satu yakni Bapa kita di sorga.
--
Dalam gereja back to basic tidak mengenal namanya pengkastaan. Semua anak Tuhan sejajar didalam roh, pria dan wanita, nabi dan pengajar. Gereja back to basic menghormati mereka yang memiliki karunia rasul, nabi, atau guru namun tidak lantas menjadikan mereka pemimpin. Gereja ini memiliki orang yang dihormati dengan sebutan "penatua" tapi mereka juga bukan pemimpin/gembala umat Allah.
--
Gue tidak membuat konsep baru. Gue cuman kembali ke konsep awal yang ditawarkan Alkitab yang selama ini telah dikaburkan oleh masuknya sistem Babel(Roma) ke dalam gereja Katolik kuno yang masih ada sampai sekarang. Read your bible again and again terutama surat rasul2 dan kisah para rasul untuk dapat gambaran gereja model apa yang Tuhan mau.
--
Gereja back to basic (b2b) adalah gereja sederhana, murah, praktis, namun memiliki dampak raksasa.

1 comment:

~~Devita~~ said...

setujuuu!!! gereja Tubuh Kristus, saling berkoordinasi, ga ada yang lebih besar atau yang ebih kecil, semua salilng membangun, bukan menyombongkan diri.

Post a Comment