10 November 2006

Dare To Dream



This writing was originally written by JED-ReVoLuTiA on March 27, 2006
Semalem gue baru keinget kalo ada satu film yang gue tonton di masa kecil gue yang memperngaruhi gue dengan luar biasa. Judul film itu ialah Daredreamer.
Filmnya seh gak bagus-bagus amat. Ceritanya cuma tentang remaja-remaja yang hobi melamun dan bermimpi, membayangkan apa yang terjadi di dunia khayalan mereka. Pas gue kecil, salah satu hobi gue ialah daydreaming. Kenapa? karena itu satu-satunya hal yang memberi gue kesenangan.
Bokap gue jatuh sakit pas gue masih balita (dan dia masih dalam pemulihan hingga sekarang), akibatnya dia tidak bisa lagi jadi tulang punggung keluarga. Nyokap gue harus banting tulang membesarkan gue dan adek gue. Waktu kecil, gue harus belajar puas dengan keadaan ekonomi kami yang tidak memungkinkan untuk hidup mewah. So, gue gak punya mainan..paling-paling boneka, itu pun sisa2 peninggalan bokap gue pas dia masih jaya.
Dulu gue suka ngasih nama ke setiap boneka gue n mulai membuat cerita tentang boneka2 gue. Gue dulu main ginian sama adek cewek gue. Gue gak merasa aneh, anak cowok koq main boneka, soalnya gue gak punya mainan lain buat dimainin. Pas booming video games, mulai dari nintendo, sega, super nintendo, playstation, dst. gue gak mencicipinya. Kalo mau main ya gue mesti ke tempat temen2 gue. Tapi ada sisi positif dari kondisi keluarga gue yang pas-pas-an, yakni gue mengembangkan kecintaan akan buku. Hobi gue ialah membaca dan melamun, sambil membayangkan kalau gue membuat cerita.
Makanya pas waktu kecil, mimpi gue ialah menjadi penulis buku. Gue menghabiskan banyak waktu mengkhayal soalnya. Sekarang gue juga masih mau menjadi penulis buku, tapi bukan fiksi. Gue sekarang hobi merenung (beda lho sama mengkhayal) dan menghabiskan banyak waktu dalam kesendirian sambil merenungi hidup dan berusaha mencari titik terang dari semuanya.
Sebuah kalimat yang menjadi catchphrase dalam film Daredreamer sangatlah gue inget dan itu menjadi moto hidup gue. Begini kalimatnya:
How Could Your Dream Come Through If You Do Not Dare To Dream?
Gue gak sendirian menjadi penggemar unknown film ini. Ada reviewnya di sini

5 comments:

meechan said...

OK
baru ngerti kalimat as long as i can dream itu dr mana :)

william said...

oooow ic.

itu tulisannya 27 maret 2006. terus titik terang nya sekarang gimana ?? udah mulai jelas kah ?

gimana dengan exercise anda seminggu ini jed ?

Helen said...

Halo! Salam kenal Jed, tenkiu for dropping by :)

This is a nice entry btw :) Jadi skrg Jed apa kerjaannya penulis ya? What an interesting job!!! Aku juga pernah mikir kalo jadi penulis itu sort of my dream job juga. Huahuha... soalnya jadi bisa kerja dari rumah ato sambil jalan2. Kaga perlu ke office 5 days a week :p

I've read somebody's blog, seorang kolumnist koran. Trus dia bilang this is a perfect job for him, because he's doing what he loves to do which is writing, he gets to meet and see various people, and the best part is, he gets paid to travel to do all of those! Hahahah... What a fun job!!

freccia said...

setuju banget....dare to dream BIG!

here's one of my fave saying,
"go confidently in the direction of your dreams!
live the life you've imagined!"

~~Devita~~ said...

bermimpi ah.....

Post a Comment