01 December 2013

Minyak Ular, Efek Plasebo, dan Diet Detox

photo credit: link

Mungkin ada yang masih ingat dengan gelang Power Balance yang sempat ngetren beberapa tahun lalu. Menurut produsennya, gelang hologram tersebut dapat meningkatkan tenaga dan agilitas tubuh. Teknik berjualan yang dipakai pun melalui serangkaian demonstrasi untuk meyakinkan prospek kalau gelang tersebut memang punya khasiat ajaib. Tentunya setelah melihat demonstrasi yang meyakinkan, banyak yang percaya kalau gelang tersebut punya efek seperti yang diklaim. Gelang Power Balance juga dipromosikan dengan membayar banyak atlet terkenal sebagai brand ambassador. Akibatnya gelang ini menjadi hype sampai akhirnya berbagai riset independen menemukan kalau gelang Power Balance tidak lebih dari sekedar marketing scam karena tidak memiliki khasiat apa-apa selain efek plasebo. Pengadilan pun memerintahkan perusahaan produsen untuk menghentikan klaim dan membuat pengakuan publik atas kebohongan yang selama ini dibuat. Kejadian ini tentunya membuat kita bertanya-tanya: "Mengapa banyak orang bisa termakan?" "Bukankah waktu demonstrasi gelang itu benar menunjukan khasiat?" dan itu yang coba saya bahas dalam tulisan ini.

Alasan mengapa walau sebuah gelang biasa namun Power Balance mampu seolah menunjukkan khasiat ialah karena apa yang disebut dengan efek plasebo. Plasebo adalah istilah untuk obat kosong alias obat-obatan yang sebenarnya cuma permen yang diberikan dokter kepada pasien. Awalnya plasebo digunakan untuk eksperimen untuk mentes apakah obat sungguhan benar punya efek pada pasien atau cuma efek sugesti. Para ahli dan dokter telah lama tahu kalau sugesti bisa mempunyai pengaruh pada peningkatan kesehatan seseorang karena tubuh kita memiliki kemampuan self-healing. Pasien yang mengkonsumsi obat plasebo terkadang mengalami peningkatan kondisi kesehatan padahal sebenarnya tidak ada obat yang diberikan selain permen biasa. Pasien tersebut menyangka kalau mereka mengkonsumsi obat sungguhan dan akibatnya mereka yakin kalau tubuh mereka akan membaik setelah mengkonsumsi obat dokter. Dalam pengertian zaman sekarang, efek plasebo mengacu pada efek pada tubuh yang berasal dari keyakinan pada pikiran kita.

Waktu saya kecil, saya punya dokter langganan. Ibu saya mengatakan kalau saya dibawa ke dokter lain sakitnya tidak sembuh sedang kalau berobat ke dokter langganan, baru duduk di kursi tunggu rumah praktik dokter pun, saya sudah membaik. Ini adalah contoh sederhana efek plasebo. Keyakinan saya kalau saya pasti sembuh membuat saya merasa tubuh saya membaik seketika. 

Efek placebo juga bisa menjelaskan efek dari hampir semua pengobatan alternatif. Mengapa disebut alternatif? Karena tidak ada riset ilmiah yang mendukung kalau respon pengobatan selalu menunjukan pola sama. Misalnya paracetamol selalu mampu mengurangi sakit kepala 100%, ini adalah riset ilmiah yang kemudian dikembangkan jadi medis. Pengobatan alternatif tidak menunjukkan hasil 100% karena memang tidak dilakukan secara ilmiah dan hasil yang random antara satu pasien dengan pasien lainnya menunjukkan kalau yang bekerja sebenarnya efek plasebo, bukan pengobatan tersebut.

photo credit: link 

Efek plasebo juga berlaku dengan obat-obatan yang mengklaim sebagai "cure all" alias bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Kalau kita berpikir secara logis, tentunya tidak ada obat sakti yang bisa menyembuhkan semua penyakit, namun ternyata produk-produk seperti ini tetap laku. Pada zaman dahulu kala, ini seperti minyak ular yang dijual oleh tukang obat. Saya ingat waktu kecil pernah menyaksikan tukang obat yang berjualan minyak ular yang katanya bisa sembuhkan semua penyakit. Tukang obat ini biasanya bawa mic dan speaker, kumpulkan massa di tempat ramai, lalu melakukan presentasi mengenai khasiat minyak ular yang mungkin sebenarnya cuma alkohol biasa. Zaman sekarang, saya hampir tidak pernah lagi menemukan tukang obat yang jualan minyak ular. Mengapa begitu? Karena minyak ularnya sudah berevolusi jadi brand obat suplemen dengan kemasan cantik, sedang tukang obatnya juga sudah berevolusi jadi agen MLM.

Meskipun minyak ular sudah berevolusi jadi semacam produk suplemen keluaran MLM, masih ada banyak kesamaan seperti:
  1. Mengklaim satu macam obat bisa sembuhkan segala macam penyakit. Biasanya disajikan sebagai rahasia yang tersimpan berabad-abad namun sekarang terungkap ke publik.
  2. Dijual dengan rayuan dan silat kata tingkat tinggi.
  3. Selalu ada demonstrasi. Prospek diminta untuk mencoba dan merasakan. Tentunya ada efek yang dirasakan, yang tidak lain adalah efek placebo.
  4. Selalu dijual dalam jumlah banyak (paket).
Yang berbeda cuma modernisasi, seperti:
  1. Tukang obatnya penampilannya keren dan bonafide.
  2. Obatnya dikemas dengan cantik dengan branding yang keren.
  3. Celebrity endorsement. Dipakai oleh banyak artis/public figure.
  4. Iklannya ada dimana-mana untuk membuat yakin kalau obat tersebut memang punya efek mujarab. Kalaupun benar mujarab, ya sebenarnya tidak lain adalah efek placebo dan bukan efek obat.
Saya tidak mengatakan kalau obat yang biasanya dijual lewat MLM adalah kebohongan total, mungkin benar ada unsur obat yang benar berkhasiat, namun konsumsi berlebihan atas apapun bisa menimbulkan efek samping dan overdosis.

image credit: link

Efek plasebo juga bisa kita lihat pada beragam jenis program diet yang populer belakangan. Banyak dari diet ini tidak memiliki basis ilmiah sama sekali, walau terkesan sebagai ilmiah. Teknik marketing yang dipakai juga mirip seperti dengan celebrity endorsement dan demonstrasi. Penting bagi kita untuk senantiasa googling dan mencari tahu sebelum percaya dan menjalani. Satu hal yang bisa kita lihat ialah teknik-teknik diet ini saling berlawanan satu sama lain, jadi bisa kita ambil kesimpulan pasti ada yang salah karena tidak mungkin semuanya benar. Saya ambil contoh, misalnya diet detox yang belakangan terkenal. Dikatakan bahwa dengan menghindari konsumsi beberapa jenis makanan dan hanya konsumsi beberapa jenis makanan bisa membuat tubuh kita terbebas dari racun. Bisa kita lihat pada halaman wikipedia diet detox kalau belum ada bukti ilmiah yang mendukung kalau praktek diet ini benar membuang racun tubuh sebagaimana yang diklaim, malah bisa dikategorikan juga sebagai hoax. Selain diet detox, ada banyak lagi praktik diet yang tidak ilmiah dan berpotensi membahayakan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk melakukan googling sebelum mempercayai sesuatu.

Mungkin ada yang bertanya, "apa yang salah dengan efek plasebo kalau ternyata memang bisa bermanfaat bagi tubuh kita?" Saya tekankan kalau tidak ada yang salah dengan efek plasebo namun harus diingat efek plasebo tidak pernah memberikan hasil 100% sama karena sifatnya psikologis, bukan medis. Gelang Power Balance tidak ada bedanya dengan susuk atau jimat kebal bacok yang diberikan dukun. Efektivitasnya tergantung sugesti yang bersangkutan dan tentunya beda dengan rompi anti peluru yang dipakai polisi karena dibuat setelah berbagai eksperimen ilmiah dan tidak perlu bekerja sama dengan sugesti si pemakai. Sebagai penutup, jika ada waktu dan minat, Anda bisa melihat film dokumenter mengenai efek placebo yang dibuat oleh Derren Brown di bawah. Klik di sini apabila video tidak terlihat di browser Anda.



Related Posts:
Enter your email address:

No comments:

Post a Comment